Indikasi ivermectin adalah infestasi parasit pada manusia, seperti strongyloidiasis, onchocerciasis, dan skabies. Dosis ivermectin perlu disesuaikan dengan berat badan pasien.[9-12].

Strongyloidiasis

Untuk strongyloidiasis, dosis ivermectin adalah 200 mcg/kg yang kemudian disesuaikan dengan rentang berat badan, seperti berikut ini:

Dewasa dan Remaja

    • Berat badan 80 kg atau lebih: 18 mg peroral, 1 kali sehari selama 1–2 hari.
    • Berat badan 66–79 kg: 15 mg peroral, 1 satu kali sehari, selama 1–2 hari
    • Berat badan 51–65 kg: 12 mg peroral, 1 kali sehari, selama 1–2 hari
    • Berat badan 36–50 kg: 9 mg peroral, 1 kali sehari selama 1–2 hari

Anak-Anak

    • Berat badan 51–65 kg: 12 mg peroral, 1 kali sehari, selama 1–2 hari
    • Berat badan 36–50 kg: 9 mg peroral, 1 kali sehari, selama 1–2 hari
    • Berat badan 26–35 kg: 6 mg peroral, 1 kali sehari selama 1–2 hari
    • Berat badan 15–24 kg: 3 mg peroral, 1 kali sehari selama 1–2 hari[9-12]

Onchocerciasis

Untuk onchocerciasis, dosis ivermectin adalah 150 mcg/kg peroral yang diberikan sebagai dosis tunggal.

Dewasa, Remaja, dan Anak-anak

Pemberian dosis ivermectin sesuai berat badan adalah sebagai berikut:

    • Berat badan 15–25 kg: 3 mg peroral, bisa diulang dalam 3–12 bulan
    • Berat badan 26-44 kg: 6 mg peroral, bisa diulang dalam 3–12 bulan
    • Berat badan 45–64 kg: 9 mg peroral, bisa diulang dalam 3–12 bulan
    • Berat badan 65–84 kg: 12 mg peroral, bisa diulang dalam 3–12 bulan
    • Berat badan ≥85 kg: 150 mcg/kg/peroral, bisa diulang dalam 3–12 bulan[9-12]

Hal yang perlu diperhatikan pada onchocerciasis adalah ivermectin tidak dapat mengeradikasi cacing dewasa, sehingga tindakan pembedahan diperlukan.[11]

Skabies

Dosis ivermectin yang direkomendasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) untuk skabies adalah 200 mcg/kg peroral dalam dosis tunggal dan diulang pada hari ke-8 atau ke-15.

Pada kasus yang parah, seperti skabies berkrusta (skabies Norwegia), skabies dengan superinfeksi, atau skabies yang resisten atau tidak merespons terhadap terapi topikal tunggal, berikan ivermectin sebanyak 5 dosis (pada hari pertama, ke-2, -8, -9, dan -15) dengan mempertimbangkan tambahan dua dosis lagi pada hari ke-22 dan -29 untuk kasus berat. Pemberian ivermectin pada skabies perlu disertai dengan obat topikal permetrim.[10,12]

Filariasis (Off-label)

Dosis ivermectin untuk filariasi adalah sebagai berikut:

    • Filariasis yang disebabkan oleh Mansonella Streptocera: 150 mcg/kg (dosis tunggal).
    • Filariasis yang disebabkan oleh Mansonella Ozzardi: 6 mg peroral (dosis tunggal)[11].

 

Pedikulosis Kapitis (Off-label)

Dosis untuk pedikulosis kapitis adalah 200 mcg/kg peroral dosis tunggal, kadang memerlukan 1–2 tambahan dosis setelah 7 hari.[11]

Rosacea

Ivermectin krim diindikasikan untuk terapi topikal lesi rosacea (papulo-pustular) pada pasien berusia di atas 18 tahun. Krim ivermectin diaplikasikan tipis, setiap hari selama 4 bulan.[17].

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *